petani melihat
hai pria disana…
untuk apa kau terus menanam padi itu
kasihanku melihatmu
melihat kau yang penuh keringat dibawah matahari yang membakar raga
kemarilah…
berbaringlah disampingku…
kan kuceritakan sebuah kisah nyata
tahukah kau… wahai pria bertopi bundar
bahwa ada pria diluar sana
hanya duduk dikursi malasnya juga menyeruput kopi hangatnya
tapi menikmati apa yang sepatutnya kau dapatkan
mereka menikmati dunia ini tanpa setetes keringat
apakah itu yang kau sebut sebuah keadilan…
apakah memang sudah ditetapkan dari dahulu….
bahwa kerja keras tak kan membawa kebahagiaan
justru sebuah arogansi yang akan membawakan berbagai kenikmatan dunia
apakah sebuah kerja keras tidak memiliki arti
atau memang tak kan pernah ada perubahan…..
apabila itu yang sebenarnya terjadi
maka kita harus mulai mengguncangkan roda kehidupan ini
agar perubahan yang memiliki arti dapat kita rasakan

ini merupakan tulisan pertama yang membuat aku merasa sok puitis. tapi aku juga lupa, kapan tepatnya tulisan ini dibuat. antara SMP kelas 3 atau SMA kelas 1. maklumlah sekarang sudah tua, hehehe…. sebenernya satu lagi yang gw lupa dari tulisan ini, yaitu judulnya. kayaknya aku dulu kasih judul untuk tulisan ini, tapi yang aku lupa (gak tercatat di dokumentasi waktu itu). hihihi…
Comment by ijarsokpuitis — August 21, 2007 @ 2:12 pm