<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Diponegoro</title>
	<link>http://ijarsokpuitis.blogsome.com/2008/03/05/dipo-negoro/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 10:37:34 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: ijarsokpuitis</title>
		<link>http://ijarsokpuitis.blogsome.com/2008/03/05/dipo-negoro/#comment-17</link>
		<pubDate>Fri, 24 Aug 2007 15:46:17 +0100</pubDate>
		<guid>http://ijarsokpuitis.blogsome.com/2008/03/05/dipo-negoro/#comment-17</guid>
					<description>ini puisi karya Chairil Anwar (salah satu sastrawan angkatan '45) yang pertama kali aku dengar. waktu itu dibacain sama teman sekelas aku, saat pelajaran bahasa indonesia. semenjak itulah, aku baru tahu bahwa ada sastrawan bernama Chairil Anwar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>ini puisi karya Chairil Anwar (salah satu sastrawan angkatan &#8216;45) yang pertama kali aku dengar. waktu itu dibacain sama teman sekelas aku, saat pelajaran bahasa indonesia. semenjak itulah, aku baru tahu bahwa ada sastrawan bernama Chairil Anwar.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
